Skip to main content
MBOIS

follow us

Berbicara mengenai blogging, pasti tidak akan jauh dari masalah pendapatan, atau hasil dari aktifitas blogging, salah satunya adalah mendapatkan uang dari Google Adsense.

Banyak blogger yang berusaha agar blognya keterima untuk menanyangkan iklan dari Google tersebut.

Berbagai cara dilakukan, mulai dari beli domain TLD (Top Level Domain), menyewa hosting, membeli tema premium, membuat artikel yang SEO dan lainya.

Tetapi tidak semua blog akan langsung begitu saja diterima oleh Google Adsense meski sudah berusaha melakukan cara diatas, karena yang menilai layak apa tidak blog kamu keterima Adsense adalah manusia bukan robot.

Banyak hal yang di nilai oleh Pakar Adsense, mulai dari konten yang memenuhi syarat penayang iklan, navigasi blog, kecepatan blog, mobile friendly atau responsive tema blognya dan masih banyak lagi.

Rahasia Sederhana Diterima Google Adsense

Ternyata rumus agar blog keterima Google Adsense adalah ada pada konten dan wajah blog itu sendiri. Jika konten sudah orisinil tidak copy paste, tetapi tampilan atau tema blog acak-acakan tentunya akan ditolak oleh Adsense.

Cukup buat konten manarik (pastinya yang dibutuhkan orang) dan perbaiki tema (termasuk : menu navigasi, link, mobile friendly, kecepatan blog) kemungkinan akan mudah diterima sebagai penayang iklan Google Adsense.

Dialalah, setelah mendapat iming-iming dari Blogger lain yang sehari bisa mendapatkan ratusan dolar dari Adsense, dan kebetulan blog kita keterima untuk menanyangkan iklan Adsense, selanjutnya kita malah malas dan bingung membuat konten, berbeda dengan semangat ketika berusaha agar blognya bisa keterima Google Adsense.

Kenyataannya banyak yang begitu, termasuk saya sendiri.

Apa Maksudnya Adsense Semakin Rusak

Kasus seperti ini tidak terjadi saat ini saja, sebelumnya juga banyak didapati kasus seperti dari laporan publisher Adsense lainya.

Saya pikir, wah Adsense mulai gak bener nih...

Ini menjadi masalah bagi publisher, karena seperti di halaman Kebijakan Iklan Adsense bahwa iklan-iklan yang boleh ditayangkan Google harus mengikuti peraturan dan kebijakan yang telah ditentukan, salah satunya adalah iklan yang ramah.

Baca : https://support.google.com/

Dalam penjelasan yang panjang disebutkan bahwa, iklan tidak boleh mengandung unsur SARA, po*nografi, ujaran kebencian, tindakan membahayakan dan lain sebagainya.

Ini bertolak belakang dengan iklan yang baru-baru ini saya temukan, dimana saya menemui sebuah iklan Google Adsense yang menunjukkan gambar wanita berpose menggoda dan tidak mengenakan sehelai kain penutup alias Te*a*j*ng.

Perhatikan screenshoot iklan Adsense yang saya temukan di website (sengaja saya sensor karena vulgar banget) :

@mbois.co

Sebetulnya ini bukan pertama kalinya saya menemui iklan yang melanggar peraturan Google Ads sendiri, pada grup-grup Google Adsense teman-teman publisher Adsense juga pernah melaporkan iklan yang serupa.

Jadi kenapa Google Ads menerima untuk menanyangkan iklan yang seperti ini?

Meski setelah saya telusuri, iklan semacam ini hanyalah sebuah Klik Bait, dimana tampilan tidak sesuai dengan isinya.

Jadi iklan yang memiliki gambar-gambar tidak semestinya ada pada perusahaan sekelas Google Ads ini bertujuan hanya untuk mengundang klik pengunjung saja.

Rata-rata iklan ini menuju pada : Obat Kesehatan Orang Dewasa, Alat Olahraga dan Kecantikan, Dating/Aplikasi Kencan, Game genre Anime dan sejenisnya.

Pengiklan tahu, dengan menggunakan gambar-gambar yang sedikit panas, akan membuat semakin banyak pengunjung yang akan penasaran dan meng-klik iklan tersebut.

Masalahnya terus dimana?

Masalah adalah pada publisher yang dirugikan, mulai dari membuat buruk website yang dikelola dan juga pendapatan menjadi Haram.

Kita tahu melihat sesuatu yang diharamkan dalam Agama, salah satunya Agama Islam bahwa termasuk melihat aurat wanita, apalagi kondisinya seperti menggoda dan tidak menggunakan pakaian sama sekali.

Jadi jika website teman-teman kebetulan menanyangkan iklan dari Google Adsense dan mendapati ada iklan yang tidak layak, bahkan kasusnya seperti yang saya temukan, terus apa bedanya website kita dengan website-website dengan konten dewasa.

Dimana Letak Keramahan Iklan Adsense?

Entah ini salah satunya disebabkan human error (Pakar Adsense lupa tinjau iklan misal) atau sengaja diloloskan untuk tampil di iklan Google Adsense demi kepentingan tertentu.

Bisa juga kesalahan ini disebabkan oleh system Google Ads yang error sehingga filter mereka tidak bisa menampilkan iklan yang relevan dengan isi konten website publisher.

Isi websitenya apa, iklan yang tampil juga apa sering tidak nyambung emang.

Jelas ini tidak sesuai dengan kebijakan yang Google Ads buat.

@mbois.co

Bayangkan saja, iklan seperti diatas tampil pada website-website keagamaan. Saat membahas masalah hukum-hukum, ayat-ayat, hadits pada artikel islami, kok malah ada iklan dengan gambar wanita telanj*ang kan tidak lucu.

Meski iklan yang tampil telah disesuaikan otomatis oleh system Adsense dengan kecanggihan AI-nya, yaitu dengan mengambil data dari kueri-kueri keyword penelusuran pada cache Google dan cache history sebuah browser perangkat pengunjung.

Tetap saja ini membuat publisher resah, yang parah bisa saja PUBLISHER BERHENTI MENANYANGKAN IKLAN GOOGLE ADSENSE.

Mereka akan mencari penyedia iklan yang lebih aman, ramah dan dapat dipercaya, seperti saat ini sudah banyak penyedia iklan yang cukup populer selain Google Adsense.

Kan Iklan bisa blokir atau di Filter manual?

Eh, tunggu dulu... Inilah alasan saya akhirnya menulis artikel ini. Saya sudah menfilter dan memblokir ikan tersebut loh, apa hasilnya?

@mbois

Pada dashboard Google Adsense, kita dapat memblokir iklan-iklan yang akan kita tampilkan pada website. Jadi kita bisa memilih iklan apa saja, domain pengiklan,  hingga memblokir pengiklan.

Salah satunya adalah memanfaatkan fitur pencarian iklan, disini kita bisa mencari dengan kata kunci iklan bahkan bisa kita filter jenis apa saja yang akan kita cari.

Pertama : saya mencoba mencari iklan tersebut dengan kata kunci yang terdapat pada iklan, mulai dari judul, deskripsi dan url iklan.

@mbois

Hasilnya NIHIL alias tidak ditemukan.

Kedua : saya memanfaatkan pencarian dengan gambar yang terdapat disamping kolom pencarian.

Kebetulan saya telah meng-screenshot iklan tersebut sebelumnya. Setelah saya cari hasilnya juga tetap TIDAK DITEMUKAN.

Aneh bukan? Padahal iklan tersebut asli milik Google Adsense (terdapat tulisan kecil dan tombol close di Iklan) dan saya hanya menayangkan iklan milik Google tersebut tidak ada yang lain.

Pastinya iklan tersebut berada di database Google Adsense, tatapi kenapa saya cari tidak dapat ditemukan. Mungkin ini konspirasi mereka 😂.

Entahlah, saat ini saya masih melihat perkembangan dari iklan-iklan Adsense yang mulai tidak sehat dan nakal ini, dan sementara saya copot iklan Google Adsense dari Blog saya.

Mungkin teman-teman punya pengalam seperti saya sebagai publisher Adsense, atau hanya saya saja yang mengetahui tentang konspirasi aneh ini 😁

Semoga tim Google Adsense membaca tulisan ini, biar mereka bisa lebih teliti dan membuat kenyamanan bagi Pengiklan dan Publisher Adsense.

Saya paham, pasti Google Adsense tidak ingin kehilangan Publisher-publishernya, kalo para publisher mereka beralih ke penyedia iklan laim, dijamin mereka bakal sulit buang air besar selama sebulan. Dan pastinya akan dilanda kerugian yang luar biasa 😸

Pemilihan kata "Rusak" pada judul sangat saya sengaja, biar tim Adsense melek dan baca keluh kesah publishernya... Hehehe..

Bacaan Mbois Lainya :

Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar