Skip to main content
MBOIS

follow us

Perkembangan teknologi didunia maya semakin pesat, salah satunya adalah platform media sosial seperti Instagram.

Instagram sendiri telah di beli oleh Facebook pada, sehingga Instagram menjadi satu lingkup dengan perusahaan Facebook dan WhatsApp.

Instagram juga menjadi media sosial yang paling digandrungi oleh pengguna, buktinya saat ini tercatat 61 juta pengguna Instagram di Indonesia, itu baru di negara kita, kalo secara global bisa mencapai 1 miliar pengguna aktif tiap bulan.

Dibalik kepopulerannya, Instagram juga dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk meraih keuntungan.

Salah satunya adalah dengan membobol, atau hack akun Instagram tersebut.

Sasaran para hacker adalah akun ig yang sudah memiliki followers diatas 20k.

Bagaimana Hacker Mengambil Alih Akun Igmu?

Keamanan pengguna media sosial adalah hal yang paling serius diperhatikan oleh perusahaan, apalagi sekelas Instagram.

Saat ini, sangat mustahil seseorang bisa membobol akun Instagram dengan aplikasi-aplikasi tertentu, karena keamanan Instagram selalu di update oleh developernya.

Tapi bagi hacker, banyak jalan menuju roma...

Salah satu metode yang paling sering digunakan adalah metode phising.

Dimana adalah hal yang paling mudah untuk mengelabui korban.

Metode phising adalah metode pancingan, dengan berpura-pura menjadi atau meniru aplikasi sesungguhnya.

Hacker akan berpura-pura menjadi admin Instagram, dengan mengirim sebuah pesan, baik pada DM, WhatsApp atau Email.

Dia akan membuat narasi Seolah-olah ingin membantu korban untuk mendapat centang biru (atau verifikasi) pada akun Instagram korban.

Dengan sedikit trik, dia akan menyamarkan identitasnya, mulai dari email, kalimat yang digunakan hingga website yang mirip sekali dengan Instagram.

Dengan begini, korban tidak merasa curiga, karena dia pikir ini email atau pesan dari pihak Instagram sesungguhnya.

Hasilnya, korban akan disuruh untuk menuju link (tautan) web phising (website mirip Instagram) sebagai langkah untuk mendapatkan centang birunya.

Disana korban akan disuruh login/memasukan data login Instagramnya, mulai dari username/email/no hp dan password nya.

Setelah itu, korban akan diberitahu jika masih proses untuk mendapatkan centang biru.

Padalah, username/email/no hp dan password Instagram tadi sudah terkirim ke database mereka.

Disitulah hacker akan langsung eksekusi dengan login menggunakan username/email/no hp dan password yang telah kamu kirimkan diwebsite tiruan Instagram tadi.

Hacker akan mengubah email utama, nama, username dan password korban agar korban tidak bisa lagi memiliki akses ke akun tersebut.

Pada beberapa kasus, hacker akan menghapus semua data Instagram kamu yang berarti, semua postingan gambar atau video, chat dan story akan hilang.

Disinilah kegalauan tingkat dewa akan terjadi, apalagi akun korban memiliki followers hingga berjuta-juta.

Sudah banyak artis, tokoh, konten kreator, selebgram yang akun Instagramnya lenyap karena jebakan mereka.

Selanjutnya Hacker akan menggunakan akun Instagram yang telah di ambil tadi untuk banyak kepentingan, mulai dari promosi, dijual atau lainya.

Bagaimana? Sudah paham...?

Bagaimana Agar Akun Instagram Aman Dari Hacker?

Cara paling mudah agar akun Instagram kamu aman dan tidak dapat di tembus hacker adalah dengan memahami cara kerja hacker diatas.

Dan juga perhatikan bahwa Instagram tidak pernah Melakukan komunikasi dengan penggunanya di DM, WhatsApp atau SMS

WhatsApp dan SMS hanya digunakan untuk pemberitahuan dengan menggunakan nama Instagram dan tidak terlihat nomor aslinya.

  1. Instagram memilik email khusus untuk komunikasi dua arah dengan penggunanya yaitu security@mail.instagram.com, jadi jika ada email hanya mirip dengan email tersebut jangan percaya, misal supportinsta@gmail.com atau verificationig2020@yahoo.com dan sejenisnya.
  2. Verikiasi centang biru pada akun Instagram hanya bisa di AJUKAN sendiri oleh pengguna, Instagram tidak pernah menawarkan jasa verifikasi akun.
  3. Jik ada pesan WhatsApp atau SMS mengatasnamakan Instagram itu PENIPUAN untuk melakukan Kegiatan-kegiatan mencurigakan.
  4. Instagram memiliki pusat bantuan pada menu di akun pengguna masing-masing.

Jika kamu sudah paham dengan alur diatas, pasti bakal paham bagaimana caranya agar akun Instagram tetap aman dan awet dari bahaya Hacker.

Jangan lupa untuk selalu rutin mengganti password pada Instagram, misal sebulan 2 kali atau 1 kali.

Gunakan autentikasi 2 faktor untuk keamanan login akun Instagram kamu.

Demikian sedikit tips agar akun Instagram kamu tidak di ambil oleh hacker. Terima kasih.

Bacaan Mbois Lainya :

Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar